Jakarta – Rachmawati Soekarnoputri (Putri Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno) merasa ditipu oleh Fadhlan Muhammad (Suami dari artis cantik Lyra Virna) terkait investasi Rp5 miliar.

Masalah ini bermula ketika Rachmawati menanamkan investasi Rp5 miliar di PT Penta Berkah atas ajakan Fadhlan Muhammad. Dari investasi ini, Rachmawati mendapat saham sebesar 51%. Ia juga menduduki posisi sebagai komisaris PT Penta Berkah, sedangkan Fadhlan menjabat Direktur Utama.

“Uang Rp5 miliar katanya buat pembangunan Pondok Hotel di Batu, Malang, Jawa Timur. Uang itu sudah diaerahkan tapi baru ketahuan kalau ternyata perusahaannya bermasalah,” ujar Kamarrudin Simanjuntak selaku pengacara Rachmawati kepada wartawan di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Sadar perusahaan ternyata bermasalah, Rachmawati lantas mengundurkan diri dari perusahaan dan meminta agar uang Rp5 miliar dikembalikan.

“Tapi sampai sekarang uang belum dikembalikan. Alasannya belum ada uang,” jelas Kammarudin.

Apa yang disampaikan kuasa hukum Rachnawati ini langsung dibantah Fadhlan. Melalui kuasa hukumnya, Rasman Muhammad dan Muhammad Aa, Rachmawati menegaskan bahwa dalam kesepakatan bisnis ini tak ada penggelapan karena investasi ditanamkan atas kesepakatan bersama, tanpa paksaan.

“Ini soal bisnis yang real. Malah jelas sekali dalam akte usaha dikatakan bahwa Ibu Rachmawati sebagai komisaris utama dan saudara Fadlan Muhammad menjadi direktur utama,” kata Muhamad Aa.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam mengelola alur pengelolaan keuangan, harus ada kesepakatan dan persetujua dari Rachmawati selaku komisaris utama.

“Soal keuangan kan tidak bisa asal dikeluarkan, karena harus ada tanda tangan direktur utama dan komisaris utama dan direktur utama. Artinya harus ada kesepakatan antara ibu Rahmawati dan saudara Fadhlan dalam bentuk tanda tangan. Jadi jelas sekali tidak ada penggelapan ataupu penipuan,” tegas Muhammad Aa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here