Jakarta – Kericuhan antara tahanan terorisme dengan petugas terjadi di Rutan Teroris Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun pijar.co, kerusuhan ini mengakibatkan kerusakan fasilitas rutan, seperti pintu sel tahanan di jebol, pintu pagar lorong blok, kaca jendela di blok C dan blok B rutan.

Berikut kronologi dan fakta – fakta yang dapat dihimpun:

1. Setelah sholat Jum’at, para tahanan dimasukan ke sel masing-masing, setelah masuk sel piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5 rutan. Karena ada selotan kunci dari dalam, maka demi keamanan dan memudahkan putugas piket membuka pintu sel.

2. Sambil melaksanakan giat tersebut, piket densus melaksanakan penggeledahan di kamar tersebut dan ditemukan 4 buah handphone (HP)4. Kemudian diketahui bahwa HP itu milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam dan Jumali.

3. Sekitar pukul 16.00 WIB kejadian. Seorang tahanan (belum disebutkan namanya) ada yg tidak terima atas kegiatan pemeriksaan tersebut. Sejumlah tahanan kemudian dikabarkan mancing – mancing petugas dengan ucapan. Akhirnya ada anggota petugas rutan yang terpancing ucapan meraka. Ada tahanan sambil Takbir keras – keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya.

4. Anggota piket dari satuan III Pelopor melakukan tindakan dengan tembakan ke atas guna untuk tanda terjadi keos dan untuk kasih peringatan kepada para narapidana

4. Samapai saat ini suasana sudah bisa di reda oleh piket densus, setelah itu anggota siaga di piketan sambil menunggu perkembangan,namun para tahanan tetap masih ada yg takbir takbir sehingga memicu yg lain.

5. Langkah langkah yg diambil oleh AKP Ahmat selaku Kaur Wartah adalah berkoordinasi dengan rekan Brimob untk back up pam Rutan Salemba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here