Jakarta – Hasil riset dari Monitor Indonesia menemukan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat porsi pemberitaan media cetak nasional yang menonjol sebagai calon presiden (capres) 2019.

“Dalam media monitoring tentang tema capres, ditemukan bahwa berita tentang Joko Widodo sebanyak 56%, Muhaimin lskandar 17%, Gatot Nurmantyo 11%, dan Agus Harimurti Yudhoyono 8%,” ujar Direktur Riset Monitor Indonesia Ali Rif’an saat memaparkan hasil riset Monitor Indoneaia di Tebet, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Cak Imin muncul dalam pemberitaan yang mengulas tentang capres dari PKB. Gatot Nurmantyo muncul dari Gerindra yang berniat menjadikannya bakal capres, sedangkan Zulkifi Hasan muncul dari PAN dan Agus Harimurt dari Partai Demokrat,” jelas Rif’an

Riset media monitoring dilaksanakan Monitor Indonesia pada rentang waktu 10 Agustus – 25 November 2017 dengan menggunakan metode purposive sampling pada 6 media cetak, yakni Kompas, Koran Tempo, Jawa Pos, Republika, Media Indonesia, dan Koran Sindo.

Dijelaskan pula bahwa teknik pengumpulan data dengan filterisasi semua pemberitaan, dan pencarian dengan tema Partai Politik, Parlemen, Pemerintahan, dan Pencapresan. Semua berita yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan content analysis.

Rif’an menjelaskan, dari aspek tone pemberitaan (baik tone positif, netral dan negatif), nama Joko Widodo paling mendominasi. Sedangkan sosok yang justru paling minim dalam pemberitaan sebagai capres-cawapres adalah Prabowo Subianto.

“Hal ini jadi pertanyaan kita juga, kenapa nama Prabowo redup dalam pemberitaan. Ini agak anomali dan ada apa?” ujar Ali Rif’an.

Dijelaskan Rif’an dalam tema Partai Politik, ditemukan bahwa Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mendapat porsi pemberitaan paling besar dengan 36% dan Golkar 32%.

“Ketika didalami soal sub tema yang diberitakan, Partai Perindo diberitakan dengan kinerja dan kegiatan partai sebagai sub tema yang mendominasi pemberitaannya. Sedangkan Golkar dengan sub tema kasus hukum, kemudian soal persiapan pilkada, serta dinamika koalisi,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here