Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan bekerjasama dengan Pemerintah Kanada dan Bank Dunia menggelar acara Indonesia PPP Day 2017 di Gedung Dhanapala Kementerian Kauangan, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Indonesia PPP Day 2017 bertujuan mangajak dan meyakinkan instansi pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah agar memanfaatkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dalam acara ini diberikan bimbingan teknis kepada calon Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK), para investor, serta akademisi yang hadir.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, skema KBBU menjadi alternatif mengingat pemerintah mengalami keterbatasan anggaran untuk kebutuhan pembiayaan pembangun.

“Keterlibatan dan inovasi pihak swasta dalan KPBU sangat diharapkan sehingga proses pembangunan akan efektif, efisien, dan dapat diandalkan dan diwujudkan (reliable),” ujar Sri Mulyani.

Dengan sistem kontrak jangka panjang dalam KPBU, maka pihak swasta akan mengoptimalkan efisiensi melalui inovasi desain dan pengelolaan yang profesional.

“Di dalam KPBU, pemerintah tidak menanggung risiko sepenuhnya, namun dibagi dengan pihak swasta,” jelas Sri Mulyani.

Lebih jauh dijelaskan bahwa dalam skema KPBU ini, pemerintah umumnya hanya menanggung risiko politik seperti adanya perubahan peraturan atau kebijakan.

Kementerian Keuangan sendiri melalui Direktorat Jenderan Pengelolaan Pembiayaan dun Risiko (DJPPR) berkomitmen untuk mendukung KPBU melalui penyediaan fasilitas dan dukungan pemerintah. Antara lain fasilitas penyiapan proyak, dukungan kelayakan dan penjamin infrastruktur.(hea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here