Jakarta – Pasangan Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno unggul dibanding pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak dalam survei tentang Pilkada Jawa Timur yang dilakukan Barometer .

“Pasangan Gus Ipul-Puti meraih dukungan responden hingga 45,2 persen, sementara Khofifah-Emil 39,5 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Selasa, (3/4/2018).

Menurut Qodari, keunggulan Gus Ipul-Puti ini tergolong signifikan, yakni dengan selisih 5,7 persen. Kendati demikan, kompetisi Pilgub Jatim masih ketat mengingat masih ada pemilih yang belum ketahuan pilihannya (undeciced voters) sebanyak 15,3 persen.

“Yang belum menentukan pilihan ini sebanyak 12,6 persen, ada juga yang menyatakan tak akan memilih 0,4 persen, tidah menjawab dan tidak tahu 1,4 persen, dan mengatakan pilihannya rahasia 0,9 persen,” jelas Qodari.

Survei Indo Barometer sendiri dilakukan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur pada 29 Januari hingga 4 Februari 2018. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 800 responden yang memiliki hak pilih dalam Pilkada Jatim. Ada pun metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar ±3.46%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Qodari menjelaskan, ketika responden disodori pertanyaan terbuka, seandainya Pilgub Jatim dilakukan hari ini, siapa yang akan dipilih? Sebanyak 43,1 persen responden memilih Gus Ipul, kemudian 34,1 persen memilih Khofifah, lantas ada Tri Rismaharini 1,9 persen, Azwar Anas dan sosok lainnya di bawah 1 persen.

“Ketika responden ditanya lagi, apakah menginginkan atau tidak menginginkan SaifullahYusuf (Gus Ipul) menjadi Gubernur Jatim periode 2018 – 2023? Sebanyak 60,6 persen responden menjawab menginginkan, 20,3 menjawab tidak menginginkan dan 19,1 menjawab tidak tahu,” tegas Qodari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here