Jakarta – Lembaga kajian Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menggelar survei yang menunjukkan bahwa mayoritas generasi milenial berusia 17-29 tahun memiliki pandangan optimistis terhadap pemerintahan Jokowi Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

“75,3 persen generasi milenial optimistis terhadap pemerintahan. Ini angka yang cukup tinggi,” ujar Peneliti CSIS Yose Rizal dalam pemaparan hasil survei bertajuk “Ada Apa dengan Milenial? Orientasi Ekonomi, Sosial dan Politik Generasi Milenial” di Jakarta, Jumat, (3/11/2017).

Survei CSIS ini mengambil 600 responden di 34 provinsi. Terdiri atas generasi milenial yang usianya 17-29 tahun, serta generasi non-milenial yang berusia 30 tahun ke atas.  Survei dilakukan pada 23-30 Agustus 2017 dengan 600 sampel yang dipilih secara acak (multistage random sampling). Margin of error survei ini sebesar +/- 4 persen.

Ketika diselamin lebih dalam, survei ini menunjukkan bahwa tingkat kebahagiaan generasi milenial saat ini juga sangat tinggi mencapai 91,2 persen. Hampir 10 persen lebih bahagia dibanding generasi non-milenial sebesar 89,3 persen.

“Cara pandang generasi milenial terhadap politik, ekonomi, dan kehidupan sangat berbeda dengan generasi non milenial. Salah satu faktor ya adalah perkembangan teknologi,” jelas Yose.

Hal sama disampaikan Peneliti CSIS lainnya Arya Fernandes. Ia mengatakan bahwa generasi berusia 17-29 tahun umumnya jauh lebih melek teknologi dibandingkan generasi usia 30 tahun ke atas. Bahkan pola dan pemanfaatan media sosial juga berbesa, karena generasi milenial lebih aktif di media sosial dibanding generasi non milenial.(hea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here